Kamis, 16 Mei 2019

Tetap Energik Saat Puasa, Ini Pilihan Olah Raga yang Bisa Anda Lakukan


Berpuasa tidak harus mencegah orang dari berolahraga. Olahraga selama Ramadhan memiliki manfaat mempertahankan dan menjaga kondisi fisik tubuh agar tetap energik.

Rachmad Wishnu Hidayat, seorang spesialis olahraga, mengatakan beberapa jenis latihan yang dapat dilakukan selama bulan puasa termasuk berjalan, bersepeda, latihan aerobik, jogging, senam independen atau ringan, latihan beban ringan, yoga. dan fleksibilitas.


“Kuncinya adalah jaga intensitas latihan ringan hingga sedang yang tidak banyak mengeluarkan keringat. Jika mulai keluar banyak keringat, segera turunkan kecepatan gerakan atau intensitas latihannya,” ujar dokter yang berpraktik di Prodia Health Care Kramat Jakarta ini seperti ditulis bisnis.com.

Dia menjelaskan bahwa sebagian waktu yang harus digunakan untuk berolahraga adalah di pagi hari, tetapi cukup pilih latihan ringan, lalu pada sore hari sebelum berbuka puasa.

Sebaiknya, hindari olahraga intensitas tinggi selama jam-jam kritis puasa yang membutuhkan banyak energi dan banyak berkeringat karena berpotensi menimbulkan keluhan dan dapat membatalkan puasa.

Beberapa keluhan yang mungkin terjadi termasuk pusing, lemas, keringat dingin akibat penurunan atau penurunan gula darah, jantung berdebar, cedera sendi atau otot, dehidrasi, kram otot, mual, muntah, bahkan pingsan.

"Jika Anda ingin memastikan, Anda harus mulai berolahraga setelah berbuka puasa ketika tubuh Anda telah kembali untuk mendapatkan sumber energi, asalkan itu tidak mengganggu waktu ibadah dan waktu tidur. sekitar 20 hingga 60 menit, "katanya.

Dia menyarankan agar olahraga tidak mengganggu kualitas puasa. Jika sebenarnya itu bukan latihan yang kuat seperti bulan-bulan normal, kurangi waktu dan intensitasnya. "Tetap santai dan mudah, masih ada 11 bulan lagi jika Anda ingin berolahraga lebih intens," katanya.

Sementara itu, untuk menjaga tubuh tetap bugar saat berpuasa, perlu menjaga asupan makanan dan minuman utama, tidak hanya memperbanyak camilan atau pati. Tidak perlu makan berlebihan saat berbuka bersama.

"Karbohidrat kompleks yang cukup seperti nasi atau beras merah dengan sumber protein, berbagai jenis sayuran dan warna, buah-buahan yang bervariasi dan air yang cukup," katanya.


Tidak ada komentar:
Write komentar